oleh

Warga Batu Lepan Protes dan Keluhkan Penyaluran BLT DD di Desa Pasaka Kabupaten Bone

BONE, TapakNews.com — Warga Dusun Batu Lepan Desa Pasaka Kecamatan Sibulue Kabupaten Bone, mengeluhkan Bantuan Langsung Tunai (BLT), Bansos paket sembako dampak Covid-19 yang di anggarkan dari Dana Desa (DD) masih banyak yang tidak tersentuh oleh bantuan tersebut.

Saddan salah satu warga Dusun Batu Lepan, yang tak tersentuh BLT DD, paket sembako dan Program PKH, mengeluhkan dan memprotes akan ketidak adilan terhadap dirinya dari Pemerintah setempat, Pemkab dan Dinsos.

Hal tersebut dikatan Saddan pada TapakNews.com, Selasa (16/06/20). Lebih lanjut ia mengatakan dampak adanya pandemi Covid-19, ia harus kehilangan mata pencahariannya dan adanya aturan-aturan pemerintah yang mengharuskan dirumah aja.

“Saya meminta keadilan kepada pemerintah desa maupun pemerintah Kabupaten Bone, Dinas Sosial agar BLT dari anggaran Dana Desa harus merata dan tepat sasaran. Kenapa orang seperti saya ini kasian tidak dapat bantuan, baik BLT DD, sembako dan PKH. Seharusnya Pemerintah memperhatikan warganya. Saya harus kehilangan pekerjaan dengan adanya wabah covid ini, dan adanya aturan pemerintah untuk tidak berkumpul, harus di rumah aja. Kita ini pekerja kasar, bagaimana bisa menafkahi keluarga kalau disuruh berdiam dirumah. Kami juga layak menerima bantuan dari pemerintah,” cetus Saddan

Sementara staf Pemdes Pasaka A. Fadillah mengatakan, untuk BLT bagi warga yang terdampak covid-19 yang dianggarkan dari Dana Desa (DD) hanya sebesar 30 persen, hanya bisa menjangkau sekitar 38 orang untuk tiap KK.

“Untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT)  bagi warga Desa Pasaka, yang di anggarkan dari Dana Desa (DD) hanya sekitar 30 persen, hanya 38 orang setiap KK yang mendapat bantuan tersebut, itu untuk setiap desa. Data penerima BLT ini memang sudah ada, data ini kami terima dari atas, entah dari Dinsos,” jelas A. Fadillah saat ditemui dikantor Desa Pasaka

Terpisah, Kepala Dusun Batu Lepan Angga mengatakan, untuk pendataan di desa pasaka dilakukan 5 tahun sekali.

(Muh Amin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed