oleh

 Unras, Mahasiswa Sawerigading Makassar: Kebijakan PPKM tidak Sehat, 20 TKA China di Bantaeng Gimana!

MAKASSAR, TapakNews — Mahasiswa Universitas Sawerigading Makassar melakukan aksi Unjuk Rasa (Unras) di Jalan Masjid Raya, Kota Makassar, terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Jumat (9/07/2021).

Aksi protes tersebut di gelar sebagai bentuk kekecawaan Mahasiswa Universitas Sawerigading Makassar atas kebijakan PPKM yang dianggap tidak sehat. Di ketahui setelah kebijakan ini diberlakukan namun pada saat yang sama sejumlah 20 orang TKA china justru dengan mudah memasuki daerah Kabupaten Bantaeng yang diduga tidak dilengkapi izin kerja.

Iswan kusnadi selaku Jendral Lapangan dalam aksi tersebut mengatakan, kebijakan PPKM yang diterapkan oleh pemerintah terkesan diskriminatif.

“Hari ini pemerintah terkesan kurang menaruh rasa hormat kepada masyarakat, jika pun kebijakan ini harus diterapkan mestinya tidak ada keberpihakan,” cetus Iswan.

Dalam aksi tersebut mahasiswa juga menyinggung kebijakan PPKM yang menyebabkan terhimpitnya ruang gerak masyarakat sehingga terjadi penyakit komplikasi ditengah masyarakat dalam mencari kebutuhan hidup, pendidikan dan sosial.

Aksi ini juga diwarnai dengan pembakaran sejumlah ban bekas yang menimbulkan kemacetan yang begitu panjang.

Lebih lanjut Iswan Kusnadi menegaskan bahwa pemerintah semestinya tidak menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jika ingin mencegah penularan covid-19 cukup dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Pemerintah Indonesia tidak menjadikan Covid-19 sebagai sarana untuk kemudian membuat kebijakan yang tidak menguntungkan masyarakat terkhusus masyarakat yang ekonominya kurang, namun pemerintah tentunya harus lebih fokus memerhatikan bagaimana agar ekonomi masyarakat disituasi ini bisa membaik dan tidak terpuruk lagi,” tutupnya.

(*red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed